Friday, 2 December 2011
BAKAL CALON SERTFIKASI GURU TAHUN 2012
Copyright © 2011 KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
(Log in didaftar link >>>>
(Bakal Calon Sertifikasi Guru Tahun 2012)
Tuesday, 15 November 2011
WORK ART by AMRI
"Matahari diatas tujuh petak-petak"
cat minyak
tahun 1996
koleksi A.Awan Darmawan
"Pasuling"
cat minyak diatas kanvas
tahun 19966
kolesi Sandra Sandewang
"Pakkanjara"
fiberglass
tahun 2010
koleksi ; pribadi
"Toraja Primitif"
Cat Minyak
tahun 1996
Koleksi Cendrawasih Art Gallery
Monday, 14 November 2011
SERBA-SERBI MENUJU GURU PROFESIONAL
Beban Belajar dan Pemberian Tugas Kepada Siswa Dalam KTSP
View article...
BUKU PENILAIAN KINERJA GURU
| Dalam Permendiknas No. 22
Tahun 2006 tentang Standar Isi disebutkan bahwa terdapat dua jenis
sistem penyelenggaraan progran pendidikan di di semua jenjang dan jenis
satuan pendidikan yaitu: (1) Sistem Paket dan (2) Sistem Kredit Semester. Sistem Paket adalah sistem penyelenggaraan program pendidikan yang peserta didiknya diwajibkan mengikuti seluruh program pembelajaran dan beban belajar yang sudah ditetapkan untuk setiap kelas sesuai dengan struktur kurikulum yang berlaku pada satuan pendidikan. Sedangkan Sistem Kredit Sementer adalah sistem penyelenggaraan program pendidikan yang peserta didiknya menentukan sendiri beban belajar dan mata pelajaran yang diikuti setiap semester pada satuan pendidikan. Pada Sistem Paket, beban belajar setiap mata pelajaran dinyatakan dalam Satuan Jam Pembelajaran, sedangkan pada Sistem Kredit Semester dinyatakan dalam Satuan Kredit Semester (SKS) Baik pada Sistem Paket maupun Sistem SKS, keduanya memiliki 3 (tiga) komponen beban belajar yang sama, yaitu: (1) tatap muka; (2) penugasan terstruktur; (3) kegiatan mandiri tidak terstruktur, yang dimaksudkan untuk mencapai standar kompetensi lulusan dengan memperhatikan tingkat perkembangan peserta didik.
Selanjutnya, Djamarah (Yenrika Kurniati Rahayu, 2007) mengemukakan tentang langkah-langkah yang harus diikuti dalam penggunaan metode pemberian tugas ataumetode resitasi, yakni sebagai berikut: 1. Fase pemberian tugas Tugas yang diberikan kepada siswa hendaknya mempertimbangkan:
Di atas juga dikemukakan bahwa dalam memberikan tugas kepada siswa seyogyanya disesuaikan dengan kemampuan siswa Oleh karena itu tantangan beban tugas kepada siswa hendaknya diberikan secara moderat. Artinya, dalam memberikan tugas kepada siswa diusahakan tidak terlalu sulit atau justru terlalu mudah untuk dikerjakan siswa. Pemberian tugas yang terlalu mudah akan menyebabkan siswa menjadi kurang termotivasi dan cenderung menyepelekan. Sedangkan jika terlalu sulit dapat menimbulkan rasa frustasi, bahkan mungkin hanya akan menimbulkan kebencian terhadap mata pelajaran maupun terhadap guru yang bersangkutan. Hal ini tentu saja menjadi berseberangan dengan prinsip pembelajaran menyenangkan (joyful learning) yang saat ini sedang digelorakan dalam pendidikan kita ========== Sumber:
|
View article...
BUKU PENILAIAN KINERJA GURU
View article... Tugas Guru Mata Pelajaran
View article... Standar Perencanaan Pembelajaran
View article... Tips Memotivasi Siswa untuk Belajar
View article... |
Subscribe to:
Posts (Atom)


